• banrrrr
  • bannaer
  • banner

Selamat Datang di Website Madrasah Ibtidaiyah Negeri Surakarta | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Kontak Kami


Madrasah Ibtidaiyah Negeri Surakarta

NPSN : 20328239

Jl. Bone Timur II No. 32 Banjarsari Surakarta


[email protected]

TLP : 0271 731236


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 176508
Pengunjung : 73595
Hari ini : 33
Hits hari ini : 152
Member Online : 0
IP : 216.73.216.188
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Status Member

Madrasah Ibtidaiyah Negeri Surakarta Dalam Sebuah Dongeng




Madrasah Ibtidaiyah Negeri Surakarta Dalam Sebuah Dongeng

Kehebohan dan ramainya siswa dan siswi di halaman Madrasah menghangatkan pagi yang cerah (24/3). Tikar dihamparkan untuk anak-anak dibawah tenda. Suasana gembira menyelimuti Madrasah Ibtidaiyah Negeri Surakarta. Seluruh siswa dan siswi terlihat tersenyum penuh kegembiraan. Mereka mulai memasuki halaman madrasah dengan tertib, menempatkan diri dengan baik. Sepatu dan alas kaki ditata disekitar tikar.

‘Sebelum kita mulai, mari kita membaca Alfatihah” ujar kak Opan membuka acara. Anak-anak mulai membaca surat Alfatihah dengan khidmat. “ Kita lanjutkan dengan senam ya adik-adik. Kita senam Baby Shark ya.” Siswa-siswi semakin heboh mengikuti gerakan kak Opan yang memimpin senam Baby Shark.

Selesai senam, acara diganti oleh Kak Budi, ya, dongeng. “ Bisa tepuk Wudhu teman-teman?” ujar kak Budi menirukan suara anak-anak. “ Aku mau sholat dulu, kalau sholat tidak boleh ngomong”. Demikian nasihat-nasihat kak Budi yang disisipkan dalam dongengnya. Anak-anak mendengarkan dengan senang, kadang-kadang tertawa lepas, saat kak Budi bercanda dalam ceritanya.

“Untuk mengisi kegiatan jeda tengah semester dan refresing bagi anak-anak, tanpa meninggalkan nilai-nilai pendidikan, kita bekerjasama dengan Kampung Dongeng mengadakan kegiatan ini, dengan didukung semua pihak tentunya.” Ujar Tanwirul Khoiri, sebagai ketua panitia penyelenggara. “ Gayeng, rame, asyik banget ceritanya.” Celetuk Diral, siswa kelas 6 Min Surakarta.

Nilai-nilai pendidikan di tanamkan tidak hanya melalui kegiatan formal belajar mengajar di kelas, tatapi juga disampaikan melalui kegiatan non Formal. Dongeng yang bekerjasama dengan Kampung Dongeng ini salah satu bentuk kegiatan non formal dalam penanaman nilai-nilai kehidupan dan pendidikan. Anak-anak menikmati cerita tanpa melupakan pembelajaran yang menarik. [zee|minska].



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas